Senin, 17 Oktober 2011

berkontribusi di negeri ini

Secuil cerita di tengah sekian banyak sheet excell yang nunggu diselesaikan..

Gw pengen nulis ini, karena obrolan bilik tetangga mengenai semangatnya merubah perusahaan. yang buat gw, ga lebih hanya sebuah retorika beliau saja :)

Yang sulit di negeri ini, menurut pandangan sok tau gw adalah, kurangnya manusia yang bisa berkontribusi positif. Berkontribusi, sejauh yang gw tahu adalah memberikan upaya lebih dari 100% dari hak yang sudah kita dapatkan. Dari sesuatu yang kecil, sederhana hingga tak terbatas karena memang tidak perlu dibatasi. Berkontribusi bisa kita berikan di segala hal. tapi tentunya kembali ke pengertian awal. Berkontribusi haruslah memberikan lebih dari 100%..

Berkontribusi tidak perlu berpikir layaknya seorang presiden kalo kita hanya seorang warga biasa..
Berkontribusi tidak perlu berandai seperti seorang pimpinan perusahaan, kalo kita hanya sebagai staff keroco.
Berkontribusi tidak perlu berbuat diluar kapasitas kita, sebagai individu yang terikat dalam sebuah sistem.

Berkontribusi  adalah bertindak
Berkontribusi adalah sebuah dedikasi
CUKUP dimulai dari hal yang menjadi tanggung jawab kita, kemudian disebarkan seluas-luasnya
dan sejauh ini, memang cuma itu yang gw tau dari makna sebuah kontribusi

apakah kita semua sudah berkontribusi ??

Mari bersama berkontribusi untuk negeri ini

- what one knows is always less than ... what one doesn't know -

Selasa, 07 Juni 2011

Cubadak Paradiso Sumatera Barat


Cubadak Parafiso#1

6 Juni 2011

Cubadak Paradiso. dan kami semua setuju dengan penambahan "paradiso" dibelakang nama pulau ini untuk menggambarkan keindahanya. pasir putih, ombak tenang dan udara sejuk yang masih sangat berasa paradisenya :)

Cubadak Paradiso
 Buat berkunjung ke pulau ini, kita bisa berkendara kurang lebih 1-2 jam dari kota padang. sampai di daerah pariaman di pelabuhan kecil, kita contact pengelola resort, dan disediakan private boat take us ke pulau kecil nan OK ini. Disebut seperti private islandpun juga sangat cocok, karena memang untuk berkunjung ke pulau ini, musti cek ini jauh-jauh hari dan tidak bisa asal berkunjung tanpa mendapat ijin oleh si empunya pulau..

Paradiso#2

Paradiso#3
Sialnya memang pulau indah ini dikelola oleh seorang italia bernama Nani Casalengo, dan berletak di pesisir selatan Padang, Sumatera Barat. Namun tetap gw akui, pengelolaan tempat ini, emang benar2 luar biasa. dan mungkin jika tempat ini dibandingkan dikelola oleh Pem*a setempat, akan ga kebayang berbentuk seperti apa pulau ini..
Paradiso#4

Paradiso#5
sedikit foto jalan2 kami, mungkin bisa jadi membantu referensi untuk mengunjungi tempat ini. gw menyarankan untuk datang kesini bareng2 temen atau keluarga. karena kalo sendiri gw rasa sedikit spooky. hehehe

for futher information about this place, PM aj ke si Nani pemilik sekaligus pengelola resort ini. 0812-6603-766..

enjoy..

yang tersisa dari sebuah perjalanan

hari ini setahun, yang lalu, hari terahir buku harian ini terisi :)

Hunting, Hang Out, Traveling, Kegiatan yang tanpa batas dan tak kenal waktu. Namun hari ini, kegiatan "biasa" yang saat itu bebas dikelola, menjadi sebuah kegiatan yang entah kenapa sangat gw rindukan, ditengah penat dengan rutinitas pekerjaan..

mungkin kembali mengisi buku harian ini, bisa mengobati rasa itu..

beberapa foto lama, jg direupload tanpa pemberian watermark. silahkan jika menginginkan copy, download atau share, yang tentu saja gw harap seijin gw terlebih dahulu dengan memberikan caption foto di setiap foto.

terima kasih
enjoy ;)

Sabtu, 29 Mei 2010

beLajar dari Singapura

Singa Muntah ;p

 Minggu pagi ditemani secangkir kopi panas :)

April saat itu. seperti perjalanan sebelumnya dari pekanbaru - jakarta, materi bacaan yang di suguhkan oleh maskapai penerbangan yang bersangkutan, memang sering kali berisi informasi2 pariwisata yang menarik dan informatif. hanya saja, ada yang menarik dari sepotong artikel dr majalah bulanan keluaran maskapai ini. berharap dari niat ingin berbagi, semoga bisa memberi kontribusi bagi kemajuan negeri ini

Lee Kuan Yew, perdana menteri pertama singapura setelah resmi mendapatkan kemerdekaan yang diberikan malaysia, diluar pro dan kontra dari cara kepemimpinannya selama 3 dasawarsa, gw rasa ada beberapa hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran bagi masyarakat negeri ini. Berjuang dari negara golongan dunia ketiga, hingga menjadi salah satu negara maju di dunia, bukan diawali dengan perjuangan yang instan. Lee Kuan Yew sadar, bahwa Singapura hanya memiliki potensi sumber daya manusia karena memang tidak tersedia sumber daya alam lain disana. Tapi masyarakatnya saat itu, jauh dari keteraturan dengan intelektualitas tinggi seperti yang kita lihat sekarang ini. Keras, tingkat kriminalitas tinggi, pola pikir tradisional, jauh dari sejahtera..

Tapi bagaimana Lee Kuan Yew merubah Singapura menjadi seperti saat ini? ternyata si perdana menteri ini mempunyai cara unik. Dengan mambagikan kartu pos berisi kumpulan foto keindahan Swiss ke masyarakat, mengajak penduduk untuk membangun Singapura seperti Swiss. Lee Kuan Yew mengidolakan Swiss memang. Karakteristik negara yang hampir miriip. Dengan luas wilayah yang tidak besar, tanpa sumber daya alam yang mendukung, tapi bisa menjadi negara maju dan disegani.

kartu pos ini mengajak penduduknya untuk menjadi masyarakat PEKERJA KERAS, TANPA PAMRIH, dan TIDAK BERHENTI BERMIMPI membangun Singapura menjadi negara impian bagi anak cucu mereka nanti. Mengubah mindset di kepala mereka untuk TIDAK MANJA, TIDAK BANYAK MENGELUH, dan BERJUANG BERSAMA membangun Singapura. Bukan memberikan banyak janji dan membodohi masyarakat seperti banyak yang terjadi di negeri ini. Dan setelah 32 tahun, akhirnya Singapura menjadi seperti yang kita tau saat ini. sejahtera, maju dan masih tetap belum berbudaya. impian yang semoga cepat terwujud di negeri tercinta INDONESIA :)

#AW

Selasa, 09 Februari 2010

Negeri Kadal - Sosiawan Leak

Sosiawan Leak#1
Sosiawan Leak#3
Sosiawan Leak#2



















Sosiawan Leak#4
----------------------------------

Negeri Kadal

Negri kami negri kadal
negri yang tidak pernah sepi dari juluran lidah
menjelma dasi, panji-panji hingga janji-janji
yang selalu terpelanting bacinnya ludah.
sambil melata, kami mengendap,
menikam dan bersenggama
sesekali menelikung lawan juga kawan.

negri kami negri kadal
negri yang bersemak rempah

berbelukar bahan tambang, berrerimbun hutan
namun selalu lapar
dengan pertikaian dan asap tebal
dari berbagai kayu bakar
agama, harta dan kekuasaan


kami selesaikan masalah
hanya lewat desis dan kata-kata
sedang tindakan tersembunyi dengan sempurna

di ujung ekor yang tak berdaya
menjelma bom, meledak sembarangan.
curiga mulus beranak pinak di sela sisik

malih rupa ketakutan
yang tak pernah terungkap di pengadilan
di negri kadal.

-Sosiawan Leak-

ratusan pasang mata dibuat kagum oleh beberapa puisi yang dibawakan pria ini malam itu.
syarat kritik,,disampaikan menarik dirangkai dengan kata penuh analogi..

Berbeda dengan kebanyakan penyampaian aspirasi masyarakat seperti sekarang ini. Atas nama demokrasi, kemudian menghalalkan segala cara yang justru cenderung anarkis, dan kurang santun dalam menyampaikan pendapat. Malah terbilang kekanak-kanakan, kebablasan, sekalipun negara ini penganut demokrasi.

otot lagi, otot lagi dan otot lagi. tanpa otak yang disetel lurus buat bersikap lebih manusiawi

Heran dan menjadi tanda tanya besar memang, bagi kemajuan negeri tercinta ini. Entah sampai kapan menjadi sebuah negara demokrasi yang besar, santun, dan terpelajar, jika masyarakat dan juga mahasiwanya masih berkeprilakuan seperti ini.

anyway,

sebenernya gw bukan penyuka puisi
dan seingat gw, ini jadi pertunjukan puisi pertama yang gw liat :)
tetapi melihat beliau perform,

benar2 kereen

Bangun INDONESIA dengan CARAMU..!!
dan ini pilihan beliau untuk menuangkan cintanya

seperti kutipan yang sampe hari ini dan akan selalu saya ingat


DIE FOR SOMETHING
NEVER LIFE FOR NOTHING