Minggu, 15 Februari 2009

budaya peranakan

Tak Ada Batas

Foto diambil pada tangga 26 januari 2009 pada perayaan imlek di klentheng Sam Po Kong, Semarang. Perkembangan budaya Tiong Hoa yang dilarang pada masa orde baru, semakin berkembang dan mulai diterima oleh masyarakat luas.


Indonesia yang dibentuk dari keanekaragaman budaya, semestinya bisa saling menerima, menghargai dan melestarikan, tanpa mesti ada tembok pembeda baik suku, agama, etnis, dan kondisilainnya.

Minggu, 25 Januari 2009

Serayu Rafting - Banjar Negara

Serayu Rafting

beberapa foto hasil liputan rafting, minggu, january, 18 2009. Bertempat di Serayu Rafting, Banjar negara..
bagi rekan2 yang berminat untuk memacu adrenaline, olahraga ini cocok buat lw semua anda :)

Cmon Juuump :)
Jeram#6
Jeram#5


Angkut Kapal

Jeram#4 

Jeram#2

Jeram#2

Jeram#1 
Serayu Rafting

Serayu Rafting

merdeka..!!!

Sejarah Jaman Kuna

Gaung 17-an telah menggema di seantero tanah air, mulai dari pedalaman, pesisir, pegunungan, hingga ke dusun-dusun yang nyaris tak pernah tersentuh kemajuan. Semua anak bangsa saling berlomba merayakannya, mulai dari baca puisi, karnaval, hingga upacara-upacara. Namun, seringkali kita lupa menyentuh roh dan maknanya. 17-an hanya sebatas dimaknai bagaimana agar suasana yang dibangun tampak rame, meriah, dan gemebyar. Semangat juang yang terkandung di dalamnya nyaris terlupakan.

Kerja Rodi
Derita Romusa



Add caption
Padahal, 63 tahun yang silam, para pejuang negeri ini mengorbankan jiwa dan raganya demi menjaga kehormatan dan martabat sebuah bangsa. Mereka yang telah tenang di alamnya, tentu akan merasa sedih menyaksikan kondisi Indonesia yang kini masih silang sengkarut. Korupsi makin menjadi-jadi bagaikan gunung es –jika tutupnya dibuka mungkin seperti kotak pandora– angka kriminal tak juga drop, kemiskinan hampir mencapai 50 juta jiwa, pengangguran masih menguasai sebagian besar kaum muda kita. Quovadis bangsa kita pasca 62 tahun merdeka?


Para pahlawan kita itu tentu tak ingin latah namanya selalu disebut-sebut. Prasasti Tuhan telah mengabadikannya di sebuah tempat yang nyaman dan beraroma wangi yang dikelilingi para bidadari syurga. Mereka sudah tidak punya pamrih apa pun. Yang mereka inginkan adalah menyaksikan negeri yang dulu telah diperjuangkannya menjadi sebuah bangunan negeri yang sejak dulu diimpikan: “gemah ripah loh jinawi, tata tentrem karta raharja” (negeri yang subur dan makmur, serba tenteram, dan sejahtera).

Dalang Joko
Namun, agaknya para kusuma bangsa kita yang telah damai di alamnya sana bisa jadi tak kuasa menahan tangis dan haru tatkala menyaksikan negeri yang dulu diperjuangkan telah banyak dihuni manusia-manusia rakus, besar kepala, mau menang sendiri, suka dendam dan cakar-cakaran, dan miskin kepekaan

foto yang ingin gw share,,
perayaaan di desa Bobosan,, yang menurut gw masih semangat 45 sekali:)
semoga berkenan..

Selasa, 20 Januari 2009

play with the light

Some People Called Mini Studio :)
 
Untuk foto di folder ini, gw cuman pake lampu belajar tambah kertas karton yang gw tekuk dibelakang. pasang ISO tinggi, langsung gasss poooll, 

Cekrek
Fresh One



Red One
Strawbery One

just shoot

single photoshoot
Single PhosoShoot sii, dari artiny jg pasti lw smua uda tau kalo ini emang folder buat pamer foto sendiri tapi bukan sepi #apaa siii :D
Hiduplah Indonesia Raya
Buble
Sunset



Single

StreetShoot

Anti Gravity