Sabtu, 26 Oktober 2013

Saat kita terlalu tinggi melihat ke atas

Herous among us

Saat kita terlalu tinggi melihat ke atas, 
 terkadang yang di miliki sudah terasa tidak berarti lagi
sibuk mencari pembenaran, karena alasan kecewa dan sakit hati
menjadi tuli, malas untuk sekedar mencoba memperbaiki diri


Foto ini diambil di daerah sentra bawang merah di desa Larangan Brebes. Pagi pukul 05 sebelum para petani ini melakukan aktifitas bertaninya, sudah menjadi kebiasaan untuk terlebih dahulu mengantarkan anak-anaknya bersekolah. Pendidikan mereka tidak tinggi. Bahkan kelompok KKN kami ditugaskan ke desa ini 4 tahun lalu untuk mengajarkan mereka membaca. Mengenalkan aksara, dan mengentaskan buta aksara. Tapi tekad ibu-ibu disini sungguh luar biasa. Mereka ingin anaknya menjadi sarjana. sekolah setinggi-tingginya.

Kesederhanaan memang mengajarkan kekayaan. Bukan harta, melainkan hati.

Semoga cerita ini mengajarkan syukur bagi kita semua

- the jakarta post -

Jumat, 13 September 2013

Hidup ini warna warni

colourfull

Hidup ini warna warni.
 
"Sebagai orang Indonesia yang menghargai sopan santun dan tatakrama, tindakan yang tidak pada tempatnya, tidak dan tidak akan pernah saya lalukan kepada orang yang lebih tua, apalagi kepada Presiden - yang merupakan lambang negara. Buat saya, Presiden adalah lambang negara, yang harus dihormati oleh siapa pun sebagaimana lambang lambang negara yang lain seperti lagu Indonesia Raya dan bendera Merah Putih,"

Chairul Tanjung

Kamis, 20 Juni 2013

Home; возврат; Volver; 復帰

Another summer day 
Has come and gone away  
In Paris and Rome  
But I wanna go home, 
I'm just too far From where you are  
I wanna come home

by Michael Buble

Pernah ga ngerasa homesick akut? Jujur hari ini dan dalam beberapa hari terahir, gw lagi ngrasa begitu. Pake banget ! Homesick dalam hal ini bukan berarti cuma mau ngomongin pulang kota, mudik, pulang kampung, atau apalah yang biasa jadi sebutan kita untuk itu. Tapi mungkin kepada tujuan hidup. Tujuan dari setelah-proses yang kita pilih buat dijalani sekarang.

Di buku Titik Nol nya Agustinus Wibowo diceritakan kalo dia memilih memutuskan pergi keliling dunia, karena jenuh mengejar cita-cita yang sebenernya menjadi cita-cita orang tuanya. Most people, often run their ownlife just because they have to, not because they want to. Dan si Agustinus ini menemukan titik jenuhnya justru setelah menerima ijasah kelas wahid dari universitas nomer satu di Cina. Tentu pilihan menjalankan hidup dengan prinsip "they want to"nya itu, banyak menemui kendala di tengah mainstreamnya orang orang yang tidak berani memantapkan hati segila itu.

Back to my reality life, gw sendiri tidak bermimpi menjadi seekstrem dan sesufi Agustinus memaknai sebuah perjalanan hidup, hanya menginginkan punya keteguhan hati seperti dia. Bukan buat keliling dunia. Tapi dengan tujuan buat pulang. Tujuan hidup dalam hal apapun.


Pada akhirnya, berfokus pada tujuan akhir akan jauh lebih bijak daripada harus mengeluhkan keinginan sementara yang belum kunjung datang. Menjalankan pilihan hidup yang kita jalani didasari cinta. Bertanggung jawab akan segala hal yang menjadi pilihannya. Mencintai proses, menantikan hasil. Karena pada akhirnya, tujuan dari semua perjalanan ini adalah pulang. Pulang kembali ke tujuan kita masing-masing.

Mengutip khotbah jumat pada suati hari

Jika kita membaca hanya dengan mata, yang kita dapat adalah kata
Jika kita membaca dengan hati, yang kita dapat inspirasi


Masalahnya apa kita semua sudah menentukan kemana tujuan pulang? Dan sudah berusaha untuk mencapai tujuan itu. dengan hati..

#aw

Selasa, 02 April 2013

2013 GP Formula 1 @Sirkuit Sepang Malaysia

Kami memang sudah merencanakan perjalanan ini sejak beberapa bulan lalu. Ini kali ketiga berkunjung ke KL. Hanya saja yang berbeda dari kunjungan sebelumnya, sekarang saya jalan berdua bareng braderhood dan memang mengkhususkan nonton annual even Formula One disini. Sebenarnya kami juga bukan penggemar F1, pengalaman pernah nontonnya yang pengen kami cari. Apalagi sekelas even internasional yang diadakan HANYA di 2 negara di Asia Tenggara. Ditambah dengan operational cost yang lebih manusiawi, jadilah diputuskan buat nonton perhelatan Formula One di Kuala Lumpur, bukan F1 Nite Race di Singapura.


Nonton mobil muter-muter seperti yang kita liat di siaran TV nasional awalnya saya pikir akan sangat membosankan. Ga worth it lah, buat dikejar sampe ke negeri Jiran begini. Namun pertama kami sampe di sirkuit, atmosfirnya bener-bener berbeda dari expectasi awal di kepala. Suara mesinya, euforianya, penontonnya. SERU !!  GOKILL !! :D

Tapi tentu saja bukan hanya urusan serunya yang pengen di share disini. Dari akomodasi, cost, foto sampe trasportasi. Plus komen ga penting mengenai even ini.

HOW TO GET THERE ??

The Fast Train
25RM (One Way)

Akomodasi dan Trasportasi. yang pertama dan yang ga kalah penting dari acara itu sendiri. Seperti biasa saya berangkat dari Sultan Syarif Kasim II International Airport Pekanbaru pake Air Esia. Tiket PP beli promo, sekitar 360rb saja. Nginap di Beltif Hotel di bukit bintang dengan standar roomnya 120RM buat 2 orang. Pilihan tempat nginap lain, sebenarnya banyak yang lebih murah, Semacam hostel seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya, bisa kita cek ratenya di situs-situs booking hotel seperti agoda.com dan .com .com lainya. Yang saya sudah pernah coba di serenity hostel. Persis di area cafe-cafe disini. Anyway, broder saya berangkat dari Adi Sutjipto Jogja. And stiiillllll by Air Esia tiket PP promo yang kurang lebih PP seharga 600rb. Memang kalau kita rajin mantau tiket-tiket promo, sebenarnya ke luar negeri khususnya di sekitaran Asia Tenggara masih sangat terjangkau lhoo.

K2
K1 Grandstand
Spectator Guide
Back to main event yang akan dikupas tuntas, one stop ticket bisa kita beli DISINI. Dan tiket berlaku sampai dengan 3 hari nonstop dari mulai kualifikasi, training session sampe hari-H nya. Karena kami pun kesini tanpa basa basi dengan perencaan dan informasi yang setengah matang, saya langsung membeli tiket di K2 sekitar 250an rb per orang, yang juga jadi awal ketololan kami selanjutnya. Yang pertama, penjualan tiket JAUH LEBIH murah saat early bid, atau penjualan jauh-jauh hari yang ga lebih dari 100an rb per orang di lokasi yang sama. Saya masih yakin ga yakin nonton saat itu, jadilah membeli tiket mepet hari. Tiket lebih mahalah konsekuensinya. Kesalahan kedua, dengan membeli tiket grandstand sebenarnya kita bisa sekaligus mendapatkan tiket masuk nonton After Race Concert. Tiket grandstand termurah di K1B Grandstand saat early bid sekitar 400an rb. And you know what??? band utama hari itu Gun N Roses pemirsa ! Gun N Roses !! Dengan tiket 400rb (kalo saya langsung beli waktu itu) bisa nonton F1 dan nonton mereka. Tapi sialnya saya hanya punya tiket K2. Crapp !!

Trus gimana bisa foto K1 grandstand?? Nahh ini sebetulnya kejadian yang tidak disengaja cuman bisa dijadikan contoh (jelek) Jadi,, seperti yang saya ulas tadi, tiket nonton kami ada di K2. Karena pas waktu sholat, Saya mampir ke mushola, yang ternyata ada di K1. Alhasil karena pengawasan tiket di tengah race tidak seketat awal masuk, berhasilah kami berdua nonton di K1 Grandstand. Ibarat nonton konser band-band lokal. Di tengah concert ada tiket jebolan :D  

ShowRoom @Petronas Tower
So, Tips saya dalam nonton Formula One di Sepang Sircuit, yang wajib harus dipersiapkan demi mendapatkan operasional cost serendah-rendahnya dengan keuntungan sebesar-besarnya adalah :
1. Cari Tiket Promo jauh-jauh hari
2. Beli tiket Grandstand saat earlybid, ga peduli siapa artis after race concertnya (soalnya pasti keren. Ga mungkin band sekelas Armad* yang ngisi acara ini kan? )
3. Cari penginepan (sesuai budget dan selera) di sekitar KL-Center beberapa minggu sebelum race. Selain dekat dengan pusat transportasi yang bisa ngantar kalian ke banyak tujuan di Kuala Lumpur, pilihan tempat makan juga banyak tersedia disini. Termasuk transport langsung ke Sepang Sircuit atau Batu Caves.
4. Bawa "amunisi" cukup. Karena mall di sekitar sirkuit menawarkan banyak sekali merchandise original yang super coool, untuk sekedar koleksi atau kenang-kenangan.
5. Sempatkan kunjungi petronas tower di malam sebelum race. Mall yang berlokasi di basement gedung ini mengadakan banyak event meramaikan Formula One. Untuk tahun ini, konser yang diadakan dengan artis utama BackstretBoys !!!!

Well, See You On 2014 Formula One Grand Prix Sepang Sircuit At March 21-23, 2014 guys. Be Prepared ;)

Minggu, 10 Maret 2013

Financial Plan : RD, DPLK, Emas, Saham

OK,, here we go againn

nglanjutin posting sebelumnya ngomongin PV FV, post kedua yang akan saya bahas adalah mengenai pilihan investasi yang bisa kita ambil untuk misalnya mendapatkan 147.000.000 itu tadi. Dan dalam memilih sebuah pilihan investasi, hendaknya kembali lagi harus mempertimbangkan dengan kondisi keuangan kita. Apa tujuan dari investasi, dan berapa keuntungan yang ingin kita peroleh dari sebuah investasi. Kita memang bisa nabung dengan cara konvensional selama 14 tahun dengan 168 bulan disitu. Namun jika dilihat dari value dalam menabung uang kertas yang bisa jadi berkisar antara 875.000 per bulan selama 168 bulan tadi, tentu secara hitung-hitungan tidak akan lagi menguntungkan?. Terlebih lagi, esensi dari sebuah investasi adalah mendapatkan keuntungan dari uang yang sudah kita keluarkan bukan?

Soo berikutnya yang saya akan sajikan adalah beberapa data yang menunjukan kenapa kita harus menginvestasikan atau berinvestasi lebih dini karena dengan semakin dini kita berinvestasi, gain yang bisa kita dapat dari investasi itu sendiri akan lebih maksimal. Saya ambil contoh kali ini dengan berinvestasi emas. the most popular investment yang lagi happening di Indonesia dalam beberapa tahun terahir yang saya bandingkan dengan ongkos naik haji (misalnya)

2007 ONH RP 26,215,316, USD2,971xRp8,822 Senilai Emas 141 Gram
2008 ONH RP 32,026,130, USD$3,484xRp.9,191 Senilai Emas 129 Gram
2009 ONH RP 33,479,248, USD3,454xRp9,691 Senilai Emas 108 Gram
2010 ONH RP 30,434,108, USD3,364xRp9,047 Senilai Emas 88 Gram
2011 ONH RP 30,822,332, USD3,589xRp8,588 Senilai Emas 62 Gram
2012 ONH RP 30,822,332, USD3,638xRp8,588 Senilai Emas 59 Gram

Sebenernya penjelasan sederhana dari pilihan investasi dalam hal ini emas, adalah karena nilai pertumbuhannya jauh lebih tinggi dari inflasi mata uang itu sendiri. tapi apa kelebihan emas dan pilihan investasi lainya? Mari coba kita kupas tuntas blas satu-satu menurut pendapat amatiran saya yang kebetulan sudah pernah saya coba semuanya.

Emas
Yang perlu kita ketahui, nilai pertumbuhan rata-rata investasi ini berkisar antara 15%-20% per tahun. atau lebih tinggi 7-12% dibanding inflasi di Indonesia. Selisih harga emas dan inflasi inilah yang bisa kita sebut gain atau keuntungan nominalnya. History berapa pertumbuhan harga bisa kita liat melalui banyak website yang menjamur membahas emas. Tanya saja dengan Eyang Subur. Ehh eyang google maksud nya. Atau bisa kita cek DISINI :D

Kelemahanya?? Masih menurut pendapat pengamat amatir saya, berinvestasi emas ada beberapa hal yang mesti kita pertimbangkan. Jika kita menginginkan return yang besar dimasa depan, pembelian juga harus dalam nilai yang besar (pembelian aktual).  Kemudian resiko kehilangan menyimpan logam mulia juga harus diperhitungkan. Dan harga jual tidak bisa kita kendalikan, a.k.a wajib mengikuti harga pasar.


Reksadana
Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia. Biasanya, produk reksadana terdiri berupa RD saham (modal diinvestasikan pada saham), RD pasar uang (sukuk dan obligasi), RD Campuran (Saham dan Pasar Uang) dan lain-lain tergantung melalui manajer investasi mana yang kta pilih untuk menyertakan modal. Return investasi dari Reksadana berkisar dari 5%-20%, tergantung produk dan jenis reksadana yang akan kita sertakan. Pembahasan detail reksadana apa dan bagaimana bisa di akses DISINI. Untuk yang satu ini, pilihan dan penjelasan reksadana, saya rasa akan lebih pas jika kita membaca dan mengintepretasinya masing-masing.

Kelemahanya?? yang jelas hitung-hitung pertumbuhan rata-rata per tahun (RD Saham) kebanyakan masih dibawah rata-rata emas. Walaupun ada juga beberapa RD yang bernilai lebih tinggi daripada emas. Untuk Flexibilitas, keamanan, menurut saya jauh lebih aman dari berinvestasi emas. Karena setiap transaksi yang dilakukan dan penyimpanan aset dilakukan secara on-line atau digital.

DPLK
DPLK atau dalam bahasa sederhana adalah pengelolaan dana pensiun, technicaly sama dengan nabung. Hanya saja uang yang kita "tabung" kan ini, akan dikelola lagi oleh badan pengelola ke instrumen investasi lainya. Apakah saham, Obligasi dan lain lain. Kelebihanya, kita bisa memilih dengan nominal bebas. tergantung pilihan si pengelola.

Kelemahanya?? Tidak Liquid a.k.a tidak bisa diperjual belikan. Dalam nominal tertentu, misalkan DPLK BN*, mereka membatasi hasil dana kelolaan jika diatas 500jt, sisannya akan dibayarkan berupa anuitas atau dalam bahasa keren kita akan dapat dana pensiun s.d ahli waris ke sekian meninggal dunia. Dan yang saya sendiri masih belum iklas adalah,,, dengan mengikuti DPLK, di akhir periode masih harus dipotong PAJAK !! dan karena warga yang bijak taat pajak, ya suka ga suka harus terima. dengan bijak tentu saja :D


Tanah/Property
Kalo pililhan investasi ini, pun kalo saya akan jelaskan kebanyakan orang sudah mengerti karena sudah umum diketahui. Daerah kampus di DIY, yang terkenal dengan pertumbuhan tanah paling tinggi, kisaran pertumbuhanya "hanya" di kisaran 10%-15%. Namun kelebihanya, harga jual dari tanah atau property, sekalipun tergantung harga pasar, beberapa hal juga bisa membuat nilai tanah ini jauuuuhh dari harga pasar karena banyak faktor X. Selera, negosiasi, dan kondisi tanah itu sendiri.

Kelemahanya?? yesss. bener banget. biasanya menginvestasikan dalam aset berupa tanah ataupun property membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dan tidak liquid.


Daripada makin puyeng, berikut saya rangkum dan bandingkan peer to peer beberapa pilihan investasi yang bisa kita pilih dengan nilai returnya masing-masing. Saya mengasumsikan expected returnnya sekitar 400.000.000 dengan periode investasi 15 tahun, dengan pilihan investasi aktual (sekali) maupun berkala. By the way, saya masih menggunakan perhitungan dibawah ini dengan metode yang sama di post saya sebelumnya. Dan sekali lagi penghitungan ini sifatnya asumsi. karena return tiap pilihan instrument investasi tentu saja bisa berubah sewaktu-waktu. Hanya sebagai gambaran Bisa juga kita hitung melalui kalkulator onlinenya DISINI

Apapun pilihan kita, jangan pernah berharap akan menjadi KAYA dengan berinvestasi macam ini. Pilihan investasi baik emas, reksadana, tanah atau apapun pilihan kita, hanya bersifat mengamankan nilai uangnya saja, dibandingkan kita harus menyimpan aset dalam bentuk mata uang kertas. tentu kenyamanan bagi setiap orang tidak sama. Tingkat tiap orang menerima resiko investasi pun begitu. Kalo anda ingin KAYA, yaa WIRAUSAHA

Punya pendapat yang berbeda? sah-sah saja ;)